Agenda Rutin Tahunan, kembali..!!! SMP Negeri 6 Kota Metro kunjungi rumah sejarah

METRO LAMPUNG — Hal yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun untuk mengenal sejarah di masa Belanda yang lalu. Seperti halnya yang dilakukan oleh SMP..

METRO LAMPUNG — Hal yang sudah menjadi agenda rutin setiap tahun untuk mengenal sejarah di masa Belanda yang lalu. Seperti halnya yang dilakukan oleh SMP Negeri 6 Kota Metro Lampung, kembali ratusan para siswa-siswi mengunjungi rumah doktersworning untuk mengenalkan sejarah pada para pendidik.

Menurut guru salah satu tenaga pendidik SMP Negeri 6 Metro, Susi, kepada wartawan menjelaskan kalau hari itu dirinya bersama tenaga didik yang lain mengunjungi rumah doktersworning guna untuk mengenalkan sejarah yang ada di Kota Metro.

Ini kegiatan rutin dan ini untuk anak kelas yang baru, kelas 7. Jadi yang berkunjung ini anak-anak yang belum pernah berkunjung ke sini, ujarnya di lokasi doktersworning Jl. A. Yani, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, dengan membawa mereka (Anak-anak) ke rumah tersebut guna untuk pengenalan. Sebab di Metro ada peninggalan sejarah. Oleh karena itu mereka beritahukan kepada anak-anak.

Dengan melakukan hal demikian maka, pengetahuan mereka pun otomatis akan bertambah. Bahwa mereka akan tahu pernah mengunjungi rumah tersebut yaitu, di mana tempat rumah dokter praktek pertama ketika zaman Belanda dahulu.

Dirinya pun menambahkan kalau semua anak-anak yang berkunjung sejumlah delapan kelas. Selain itu juga mereka akan mengunjungi Santa Maria, akan tetapi difokuskan rumah sejarah. doktersworning.

“Untuk kunjungan akan difokuskan di sini dan kita full habiskan satu hari saja, semua anak-anak yang baru kita bawa semua,” ungkapnya.

Kedepan dirinya berharap kepada anak-anak peserta didik agar jangan lupa dengan sejarah di kotanya sendiri sebelum mereka mengenal di kota yang lain.

Diketahui, Rumah dokter atau doktersworning menurut sumber sejarah mulai dibangun antara Mei-Juni 1939. Pembangunannya pada medio tahun 1939 dan selesai Februari 1940, diperuntukkan bagi kediaman dokter kolonisasi pertama di Metro dr. Mas Soemarno Hadinoto.

Pada Maret 1940, seorang fotografer yang bekerja kepada pemerintah pusat Hindia Belanda di Batavia, yakni Jan van der Kolk, mengambil gambar atau foto dari Rumah Dokter ini dan beberapa gambar lain dalam rangka pengambilan gambar untuk keperluan pembuatan film propaganda kolonisasi.

Pada tahun 2015, Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Serang, menetapkan bangunan Rumah Dokter ini ke dalam daftar inventaris cagar budaya dalam Surat Keputusan Kepala BPCB Serang dengan nomor: 429/CB4/LL/2015 tentang Daftar Inventaris Cagar Budaya di Kota Metro. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports